Siapa bilang ibadah umroh cuma bisa dilakukan saat usia sudah sepuh? Sekarang, makin banyak anak muda dan Gen Z yang berhasil menginjakkan kaki di Tanah Suci hasil dari komitmen tabungan sendiri. Kuncinya sebenarnya bukan seberapa besar gaji kamu, melainkan seberapa konsisten perencanaan keuangan yang kamu terapkan!
Buat kamu yang pengen mewujudkan impian ini tanpa harus ngutang atau pusing mikirin biaya, ini dia strategi budgeting dan saving santai ala Gen Z:
1. Set Target Realistis & Break-down Angkanya
Langkah pertama, cari tahu rata-rata biaya umroh saat ini. Misalnya target biaya adalah 30 juta. Kalau kamu mau berangkat 2 tahun lagi (24 bulan), artinya kamu cukup menyisihkan sekitar 1,25 juta per bulan. Angka ini terasa jauh lebih masuk akal kan dibanding mikirin total puluhan jutanya sekaligus?
2. Terapkan Metode Auto-Debet / Pos Khusus
Gunakan fitur rekening terpisah atau dompet digital (seperti fitur Pocket) khusus dana umroh. Begitu gaji masuk, langsung sisihkan dana ini di awal sebelum terpakai buat kebutuhan lain. Anggap ini sebagai “tagihan masa depan” yang wajib kamu bayar.
3. Rajin Berburu Promo Early Bird & Travel Fair
Travel umroh terpercaya sering kali memberikan diskon besar-besaran untuk keberangkatan jauh hari atau saat event pameran travel fair. Ikuti media sosial biro travel favoritmu biar nggak ketinggalan info promo potongan harga atau fasilitas upgrade kamar gratis!
4. Evaluasi Micro-Spending Harian
Sadar atau nggak, kebiasaan jajan kopi kekinian 30 ribu sehari kalau dihitung bisa mencapai 900 ribu sebulan! Coba tekan sedikit gaya hidup konsumtif ini. Kamu nggak perlu stop total, cukup kurangi frekuensinya dan alihkan dananya ke celengan umrohmu.
Memanggil niat baik itu dimulai dari langkah kecil hari ini. Dengan niat yang kuat dan ikhtiar finansial yang rapi, jalan menuju Baitullah pasti dibukakan!
